Sunday, May 11, 2014

kemalangan karena kebodohan orang lain



 
Sahabat blogger kali ini saya akan berbagi cerita yang bisa memotivasi diri Saya sendiri dan semoga diri Anda bisa juga termotivasi. Kali ini saya mengshare postingan yang berjudul “Kemalangan Karena Kebodohan Orang Lain” oke langsung saja  silahkan dibaca ya.
******************************************************************************
Kemalangan karena kebodohan orang lain
Dia mendapatkan kemalangan karena kebodohan orang lain..
Seorang ibu menangis sejadi-jadinya yang bisa dilakukan hanyalah berteriak. Tapi teriakkannya tenggelam dalam kesunyian dan tak seorang pun mendengarkannya, karena yang ada hanyalah jalan raya yang sepi. Tak satupun manusia yang ada dalam jarak bermil-mil ke depan. Angin tidak bertiup, daun-daun tidak bergerak dan tak ada suara gonggongan anjing, yang ada hanyalah kesunyian. Kesepian telah membunuhnya, tetapi tidak satu orang pun yang tahu apa yang membuatnya berteriak?
Kehilangan sesuatu yang sangat dicintainya adalah halyang terberat dalam kehidupan. Radha kehilangan bayinya. Satu-satunya harapandalam hidupnya. Dia melihat dengan m,ataa kepala sendiri anaknya tertabrakmobil. Darah dimana-mana dan kecelakaan itu sungguh mengerikan.
Di suatu malam yang sunyi, dia berjalan menyusuri jalan untuk menghirup udara segar sambil menggendong anaknya. Dia berjalan lama sekali dan satu-satunya hal yang dia pikirkan saat itu adalah masa depan Aryan (anaknya). Akan menjadi apa nanti ? apakah dia akan membuat ibunya bahagia? Dia berimajinasi dan merasakaan pertumbuhan anaknya dan segala hal tentang masa depan anaknya. Berbicara tentang takdir, semua impian dan harapan itu tercabut dalam sekejap. Senyumnya hilang berganti dengan kesedihan yang sangat mendalam.
Di jalan yang sepi nan gelap  itu, ada satu cahaya yang terlihat di kejauhan, ketika ia mendekat, ia semakin terlihat terang. Cahaya itu mengubah kehidupan Radha ke dalam kegelapan selamanya. Mobil yang sangat kencang melaju di jalan itu, seakan akan pengemudi menancap gas sekuat mungkin tanpa pernah mengerem. Ketika melaju dalam kecepatan 110 km per jam, dia melemparkan botol-botol bir dari jendela mobilnya yang setengah terbuka. Dia benar-benar mabuk. Tak lama kemudian terdengar tangisan keras, dan kemudian kembali kesunyian.
Ironisnya, dalam insiden itu sang ibu sama sekali tidak terluka, tak satupun goresan pada tubuhnya, tak ada lebam pada lengannya. Dia membuka matanya  dan pandangannya agak kabur. Setelah beberapa menit, pandangannya kembali terang. Dan, oh Tuhan!!! Bayinya tergeletak di beberapa kaki darinya,  dengan darah menggenang di jalan. Bayi malang, yang belum banyak menikmati kehidupan, yang masa depannya baru saja direncanakan.
Kemalangan karena tindakan bodoh orang lain.
Sederhana, jangan menyetir sambil mabuk.
Mungkin Anda akan tetap hidup, tapi membunuh orang lain.



0 komentar

Post a Comment