Friday, May 2, 2014

Asteroid

Asteroid
Asteroid disebut juga planet minior atau planetoid.Asteroid (dalam bahasa yunani kuno berarti ‘seperti bintang’) disebut jugasebagai planet kecil. Asteroid pertama yang di temukan oleh Ceres adalahasteroid terbesar yang diketahui. Sejumlah besar asteroid dapat ditemukandisabuk asteroid dengan orbit yang berbentuk elips di antara Mars dan Jupiter.Beberapa asteroid memiliki satelit atau bulan atatu ditemukan mengorbit secara bersampingan dengan asteroid lainnya yang disebut dengan system ‘binner’.
Ratusan ribu asteroid  telah ditemukan dalam tata surya sebanyak rata-rata 5000 tiap bulannya. Pada tanggal 31 juli 2007, dari total 378.546 asteroid, sebanyak 166.508 buah telah diketahui orbitnya serta beri nama dan nomor. Nomor terakhir dari asteroid itu adalah (3708) 1974 FV1, sementara nomor paling tinggi adalah 159351 Leon Pascal. Asteroid  terbesar dalam tata surya adalah 1 Ceres dengan diameter 975 X 909 km. kemudian 2 buah asteroid dalam sabuk tata surya adalah 2 Pallas dan 4 Vesta dengan diameter sekitar 500 km. massa semua asteroid dalam bentuk sabuk utama adalah sekitar 3,0 -3,6 X   kg atau 4% dari massa bulan.
Asteroid diklasifikasikan menurut karakteristik orbitnya atau bentuk  pancaran  spektrumnya. Pada tahun 1975 sistem taksonomi asteroid  didasarkan pada warna, albedo dan bentuk spectral yang dikembangkan oleh  Clark R. Chapman, David Morrison  dan Ben Zellner. Asteroid dikelompokan menjadi 3 tipe :
a.       Asteroid tipe C yang bersifat caron (75% dari asteroid yang kita kenal).
b.      Asteroid tipe S yang bersifat silica (17% dari asteroid yang kita kenal).
c.       Asteroid tipe L yang bersifat logam (8% dari asteroid yang kita kenal).
Asteroid dari kelompok spectral dibedakan menurut kandungan di dalamnya, seperti C (mengandung karbon), S (mengandung silica), dan M (mengandung logam). Asteroid pertama 1Ceres, ditemukan secara tidak sengaja  oleh Giuseppe Piazzi pada tahun 1801. Ia menemukan benda mirip bintang dalam bintang rasi Taurus.
Carl Friedrich Gauss menemukan bahwa letak 1Ceres adalah  diantara Mars dan Jupiter, setelah ditemukannya 2Pallas , 3Juno,dan 4Vesta pada tahun 1807, Karl Ludwing Hencke pada tahun 1830 menemukan 5Astraea, dan  6Hebe dua tahun selanjutnya.
Pada tahun 1891 Max Wolf secara berturut-turut berhasil menemukan 248 buah Asteroid. Hingga pada tahun 1998, asteroid melalui 4 tahap prosedur yaitu:
1.      Daerah langit difoto dengan teleskop besar (astograf).
2.      Gambar diamati dibawah stereoskop.
3.      Gambar pada foto yang terlihat bergerak dalam orbitnya mengitari matahari diukur  dengan mikroskop digital
4.      Mengirimkan data lokasi dan waktu observasi kepada Brian Marsden, di Minor Planet Center.
Asteroid yang sangat dekat dengan bumi  yang bergerakmenyebrangi orbit bumi adalah Apollo, Amor, dan Aten, serta 433Eros yang ditemukan pada tahun 1898. Mengingat observasi yang sangat berbahaya, dimana astronot bisa saja tertabrak meteor (seperti yang pernah terjadi komet Shoemaker Levy 9 yang menghantam Jupiter), sejak tahun 1998,  asteroid diburu dengan menggunakan CCD (Charge Coupled Device), yaitu system otomatis. Foto close up pertama asteroid diambil pada tahun 1971 oleh Mariner 9 saat mengamati Phobos dan Deimos (2 satelit kecil Mars), yaitu 951 Gaspra.

0 komentar

Post a Comment